Cibinong – Menanggapi postingan komentar di aplikasi tiktok yang terkesan merendahkan dan melecehkan profesi wartawan, Ketua Perkumpulan Wartawan Pemda (PWP) mengecam keras dan akan melaporkan dugaan tersebut ke Polres Bogor.
Hendra Setiawan Ketua PWP menilai komentar yang dilontarkan akun tiktok wiwik rahmawati cukup tendensius dan berpotensi mencabik-cabik maruah wartawan.
Ia memandang, narasi-narasi bersifat kebencian yang diungkapkan ke publik dapat dipertanggung jawabkan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Insyallah kalau tidak sore ini atau besok paling telat kami organisasi PWP akan membuat LP terhadap akun tiktok bernama wiwik rahmawati. Karena menurut kami ini merupakan persoalan serius yang perlu dipertanggung jawabkan,” ujarnya kepada media di Cibinong, Senin (7/9/26).
Ketua PWP yang kerap disapa Bang Nyok itu juga mengatakan bahwasanya dari tulisan tuduhan di kolom komentar, patut diduga, sosok pemilik akun wiwik rahmawati merupakan oknum yang mengenal baik kondisi di sekitaran lingkungan pemkab.
“Kami menduga sosok pemilik akun wiwik rahmawati ini oknum yang ada di sekitaran pemkab. Karena tudingan dia yang mengatakan kompornya wartawan yg sll didepan kantor cenderung menjadi petunjuk bahwa oknum itu orang yang memahami kondisi lingkungan di sekitaran pemkab,” tuturnya.
“Jadi hari ini kami masih fokus coba telusuri sosok pemilik akun wiwik rahmawati yang telah kami sebar ke berbagai group WA berikut dengan foto profil yang dicantumkan di akun tiktoknya. Smoga bisa segera terungkap, dan tetap langkah yang kami akan tempuh ialah membuat LP di Polres Bogor nantiny,” tutupnya.
Sebelumnya, diketahui akun tiktok bernama wiwik rahmawati memberikan komentar nya di postingan video tiktok yang menarasikan stop sebar hoax, Kabupaten Bogor Aman, Jangan Mudah Terprovokasi.
Dilaman komentar, akun tiktok wiwik rahmawati secara tendensius memberikan komentar yang syarat kebencian dengan ungkapan, usir saja kalo ada wartawan dan kompornya para wartawan tih yg sll di depan kantor.
Dari penelusuran terkini, akun wiwik rahmawati diketahui telah menghapus dua komentar menohoknya di postingan video tiktok (vt). Namun awak media sebelumnya telah men-schrenshoot isi komentar sebagai alat bukti dugaan pelecehan profesi oleh akun wiwik rahmawati. (RDI)








