/ Apr 22, 2026

Wujudkan Marwah Independensi, Wadah Organisasi Perusahaan PERS BMSN Peringati HPN 2026 Secara Mandiri

Redaksi Bogor Mantap

Cibinong – Wadah organisasi Perusahaan PERS BMSN (Bogor Media Siber Network) memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dengan kegiatan interaksi bersifat diskusi serta dialog internal membahas keberlangsungan organisasi.

Gelaran potong tumpeng hingga sambutan dari Dewan Pembina, serta Ketua BMSN menjadi pembuka acara yang dilaksanakan di Kantor Portal Penjelajah di Kelurahan Sukahati, Cibinonh, Kabupaten Bogor, pada Senin (9/2/26).

Ketua BMSN, Sofwan Ali, dalam sambutannya menegaskan bahwa makna “Pers Sehat” harus dipahami secara komprehensif, tidak semata-mata pada aspek legalitas formal, melainkan juga pada dimensi etik, profesionalisme, independensi, dan kesejahteraan insan pers.

“Pers sehat adalah pers yang mampu menjaga integritas redaksional, independen dari intervensi kekuasaan maupun kepentingan modal, serta berorientasi sepenuhnya pada kepentingan publik. Tanpa integritas dan keberanian moral, pers akan kehilangan legitimasi sosialnya di mata masyarakat,” ujar Sofwan Ali.

Ia menambahkan, dalam perspektif demokrasi konstitusional, pers memiliki fungsi kontrol sosial yang tidak dapat dinegosiasikan. Menurutnya, kebijakan publik yang tidak berpihak kepada rakyat harus dikritisi secara argumentatif, berbasis data, dan berlandaskan prinsip keadilan sosial.

“Kritik pers bukan bentuk permusuhan terhadap pemerintah, melainkan mekanisme korektif dalam sistem demokrasi. Pers wajib netral, tetapi netralitas bukan berarti membisu ketika ada kebijakan yang menyimpang dari prinsip keadilan sosial dan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Pembina BMSN, Nurofik, menegaskan bahwa kesejahteraan jurnalis merupakan prasyarat utama terciptanya jurnalisme yang berkualitas dan berintegritas. Ia menekankan bahwa perusahaan pers harus memiliki tata kelola yang sehat, transparan, serta berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia.

“Tidak mungkin kita berbicara tentang pers yang berintegritas jika jurnalisnya hidup dalam ketidakpastian ekonomi. Kesejahteraan bukan sekadar gaji, tetapi juga jaminan perlindungan kerja, kepastian hukum, pelatihan berkelanjutan, serta ruang pengembangan intelektual. Profesionalisme lahir dari ekosistem yang sehat,” ungkap Nurofik.

Dalam konteks teori pembangunan, Nurofik menekankan, media merupakan bagian integral dari infrastruktur demokrasi. Oleh sebab itu, keberlanjutan perusahaan pers harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, pelaku industri, maupun masyarakat.

“Bangsa yang kuat dibangun atas fondasi literasi publik yang baik. Pers berperan mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat konstitusi. Namun kecerdasan kolektif hanya akan terwujud jika informasi yang disampaikan akurat, berimbang, terverifikasi, dan bebas dari kepentingan sempit,” jelasnya.

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, para peserta juga menyoroti berbagai tantangan media siber, mulai dari maraknya disinformasi dan hoaks, polarisasi politik, hingga tekanan ekonomi akibat dominasi platform digital global.

BMSN menilai bahwa transformasi digital harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas jurnalis dalam verifikasi data, penguatan etika jurnalistik, serta adaptasi model bisnis yang berkelanjutan.

Diakhir kegiatan, sekumpulan para insan pengusaha media yang tergabung dalam wadah organisasi BMSN sepakat untuk mendukung kepemimpinan Ketua Sofwan Ali untuk bisa menyusun nernagai program kerja guna makin mendeklairkan BMSN di Bogor Raya.

About The Author

Bagikan :

Berita Terbaru

BogorMantap.com merupakan jejaring media dari TabloidMantap Group dibawah naungan PT. Mantap Media Nusantara

Bogormantap.com 2025